Marketing Mix dan Rahasia Strategi Marketing Paling Jitu

Marketing Mix dan 10 Strategi Marketing Paling Jitu. Sebelum masuk bahasan mengenai marketing mix dan 10 strategi marketing, alangkah baiknya kita membahas pengertian marketing, Strategi Marketing agar pembahsannya semakin lengkap. Untuk mengetahuinya secara lebih lengkap dan jelas kalian dapat membaca artikel dibawah ini sampai selesai:

Definisi Marketing

definisi Marketing

Image : blog.uchceu.es

Marketing Adalah suatu rangkaian kegiatan seseorang untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan seorang konsumen. Caranya dengan membuat produk, menentukan harganya, tempat penjualannya dan mempromosikan produk tersebut kepada para konsumen produk.

Atau bisa juga definisi marketing adalah perpaduan antara aktivitas-aktivitas yang saling berhubungan untuk dapat mengetahui apa yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga perusahaan dapat mengembangkan suatu produk, harga, pelayanan dan melakukan promosi supaya kebutuhan konsumen dapat terpenuhi. Serta perusahaan mendapatkan laba. Itulah beberapa penjelasan mengenai marketing. Silahkan pilih Definisi marketing yang mana saja karena pada dasarnya semua intinya sama.

Marketing memang sangat erat kaitannya dengan aktivitas kehidupan kita sehari-hari. Disebabkan objek dari marketing itu sendiri ialah Konsumen. Biasanaya kita sebagai konsumen sering dihadapkan pada beberapa pilihan seperti halnya memilih merek dari produk tertentu yang hendak kita beli. Jadi kita sebagai konsumen dapat dijadikan informasi yang dibutuhkan oleh para Marketer atau pelaku marketing dalam melakukan kegiatan marketing.

4+1 Strategi Marketing

 

Strategi Marketing

Image : Raka Creative

Ketika membahas Strategi marketing, biasanya ada lima hal yang lazim lakukan oleh marketer atau pelaku bisnis.

Sachet marketing

Pertama, marketer biasanya akan melakukan strategi sachet marketing, yang mana mereka membuat edisi yang lebih ringkas dan kecil sehingga membuat konsumen lebih sering membeli. Namun, biasanya dengan strategi ini membuat marjin sebuah produk menjadi lebih tipis. Meski begitu, strategi ini terbukti ampuh dan sudah digunakan oleh marketer perusahaan besar.

Strategi fighting brand

Kedua, menggunakan strategi fighting brand. Dengan strategi marketing ini, pelaku bisnis membuat sebuah produk baru yang menjadi turunan dari produk utama. Strategi ini pernah digunakan oleh PT Garuda Indonesia dalam melawan pasar low cost carrier pada masa krisis.

Guerilla marketing

Ketiga, Strategi marketing “guerilla marketing”. Dengan strategi pemasaran ini, pelaku bisnis harus bisa jeli dalam memilih medan tempurnya. Secara umum, model ini menjadi strategi tidak disangka-sangka dan sangat tidak lazim. Strategi ini untuk menciptakan interaksi dua arah dan menciptakan  konsumen menjadi target di tempat-tempat yang sama sekali tidak pernah diduga.

Adjusted product proposition

Strategi Keempat, adalah adjusted product proposition. Ini merupakan strategi yang memberikan Value kepada konsumen melalui produk yang diluncurkan. Kata kunci dalam strategi ini adalah penyesuaian dengan kebutuhan khusus dari konsumen tersebut.

Yang penting dan relevan dengan era sekarang adalah strategi Marketing Mix yuk lanjut membaca.!

Marketing Mix

marketing mix adalah

JendelaBisnis.com

Lewat artikel kami berikut, Kalian akan mendapat penjelasan lengkap yang jelas agar Kalian dapat memahami apa itu marketing mix dan siap mengimplementasikannya kemudian.

Definisi Marketing Mix

Jika Menurut Kotler dan Amstrong, Marketing Mix adalah sekumpulan variabel – variabel marketing, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar target penjualan yang telah diinginkan.

Jadi, dari pendapat Kotler dan Amstrong dapat di simpulkan bahwa marketing mix atau Bauran pemasaran merupakan strategi pemasaran yang dilaksanakan secara terpadu. Atau bisa diartikan strategi pemasaran yang dilakukan secara bersamaan. Strategi tersebut digunakan dengan cara menerapkan elemen strategi yang ada dalam marketing mix itu sendiri.

Manfaat Marketing Mix

Strategi ini dapat menjadi kesatuan yang luar biasa bermanfaat bagi bisnis Kalian apabila Kalian dapat menjalankan keseluruhan teknik marketing mix tanpa terkecuali dan juga memiliki tingkat kontinuitas pelaksanaannya yang bagus. Kontinuitas tersebut berarti keseluruhan strategi yang terdapat di dalam marketing mix ini terus-menerus Kalian terapkan, evaluasi hasilnya, perbaiki lagi ke depannya apabila ada kekurangan yang terdapat di penerapan sebelumnya, terus-menerus ditingkatkan hingga mencapai target pemasaran seperti yang Kalian inginkan.

Perusahaan – perusahaan yang beroperasi di skala besar maupun perusahaan yang beroperasi di skala kecil pasti memiliki target sama yaitu keuntungan bisnis atau laba. Hal itu juga berlaku dari segi jenis produksi, baik perusahaan yang menyewakan jasa maupun perusahaan yang menjual produk.  Tetapi memang tak berorientasi hanya pada penghasilan keuntungan yang didapat, tentunya perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atau pelanggannya. Hingga saat ini, hampir semua jenis perusahaan berlomba-lomba memberikan user experience yang memuaskan customer atau klien mereka.

Mereka kerap melakukan pengembangan produk dan layanan lewat inovasi-inovasi yang didasarkan pada kebutuhan user/costomer. Selain hal itu, mereka terus mencari-cari strategi bisnis apa yang paling tepat dan jitu untuk mensukseskan bisnis mereka.

Memang ada banyak sekali jenis strategi bisnis, baik dalam kaitannya dengan customer engangement semacam customer service, maupun strategi pemasaran demi penjualan yang meningkat drastis seperti yang sudah dipaparkan diatas.

Marketing mix ini sendiri tergolong ke dalam strategi pemasaran produk ataupun jasa. Strategi bisnis mix satu ini menjadi penting untuk dilakukan oleh Kalian atau perusahaan Kalian karena marketing mix ini sebenarnya merupakan suatu pokok pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan apakah akan membeli atau menyewa suatu produk maupun jasa yang Kalian tawarkan.

Jika suatu perusahaan tidak peka soal apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumennya, maka dapat dipastikan bahwa perusahaan itu akan kehilangan banyak kesempatan dalam menjaring konsumen untuk memasarkan produknya. Akibatnya, produk atau jasa mau sebagus atau seinovatif apapun akan menjadi sia-sia saat ditawarkan kepada konsumen.

Itulah mengapa Kalian wajib memiliki wawasan marketing seperti marketing mix yang sedang kami bahas. Marketing sendiri berarti proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia atau customer. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia atau konsumen yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia.

Marketing sangatlah memengaruhi keberhasilan atau kesuksesan dari suatu perusahaan, terutama untuk bisa bertahan di dalam persaingan yang ketat dengan para kompetitor perusahaannya. Jadi, suatu strategi marketing dilakukan untuk membuat sebuah pemasaran yang berhasil membuat orang-orang menginginkan atau “merasa membutuhkan” produk maupun jasa yang telah Kalian tawarkan.

Apabila strategi marketing yang dilaksanakan perusahaan tersebut mampu memasarkan produk dan jasanya dengan baik alias berhasil, hal ini akan berpengaruh terhadap keberlangsungan sebuah perusahaan itu sendiri. Dapat dikatakan bahwa marketing sebenarnya merupakan ujung tombak dari suatu perusahaan bisnis. Kalian sendiri pasti mendengar atau melihat ada banyak perusahaan yang berlomba-lomba mencari kandidat pekerja yang terbaik untuk ditempatkan di departemen marketing merekakan?

Teknik Marketing Mix 4P – 7P

Marketing Mix 4ps

Mix 4ps

Sekarang Kalian akan memasuki pembahasan mengenai istilah 4P (Product, Price, Promotion dan Place). Apabila Kalian telah mempelajari marketing mix sejak di bangku kuliah, atau mengetahui tentang marketing mix dari berbagai seminar marketing yang sudah Kalian ikuti, maka dapat dipastikan Kalian sudah sangat familiar dengan istilah 4P ini. Kami akan mencoba memaparkannya lagi untuk diingat-ingat kembali.

1. Product (Produk)

Produk dalam marketing mix disini bisa berupa apa saja (baik yang berwujud fisik semacam makanan dan buku maupun yang bersifat digital berupa aplikasi dan sebagainya). Produk ini juga termasuk jasa maupun layanan yang dapat ditawarkan oleh perusahaan Kalian. Intinya produk adalah segala bentuk penawaran yang Kalian lakukan kepada klien atau customer Kalian, yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan dari pelanggan itu sendiri.

Secara teori sebenarnya produk merupakan segala bentuk yang ditawarkan ke pasar untuk digunakan atau dikonsumsi sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Yang diinginan pasar tersebut bisa berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi perusahaan Kalian yang nantinya akan di jual oleh perusahaan Kalian juga. Atau Produk bisa jadi berupa barang yang dibeli oleh perusahaan Kalian untuk kemudian dijual kembali kepada konsumen atau customer Kalian.

Produk atau jasa yang dihasilkan haruslah memiliki kualitas tinggi dan keunikan yang mampu meningkatkan daya saing produk atau jasa tersebut dipasaran.

2. Price (Harga)

Harga yang dimaksud adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh user atau klien Kalian untuk mendapatkan produk yang Kalian tawarkan. Yang Artinya, seseorang akan membeli barang kita jika pengorbanan yang dikeluarkan (yaitu uang dan waktu) sesuai dengan manfaat yang ia ingin dapatkan dari produksi barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Kalian tersebut. Jadi fokus Kalian terkait poin ini adalah bagaimana caranya Kalian dapat membuat pelanggan atau calon pembeli potensial Kalian merasa pengeluarannya sesuai dengan apa yang dia dapatkan, atau dalam istilah bahasa Inggris yang biasa dipakai “worth it”.

Jika calon pembeli potensial Kalian telah memiliki pemikiran bahwa ia merasa pengeluaran yang akan dikeluarkan tersebut sebanding dengan apa yang ia dapatkan, mereka akan segera datang ke toko Kalian atau mengunjungi product page Kalian di website (bagi Kalian yang bergerak di bisnis e-commerce atau online shop). Mereka akan segera memesan produk atau jasa apapun yang Kalian tawarkan pada mereka tersebut.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang bisa Kalian coba jawab terlebih dahulu sebelum Kalian mematok berapa harga dari produk dan jasa yang akan Kalian tawarkan. Berikut adalah beberapa pertanyaan tersebut:

  • Berapa biaya produksi yang Kalian harus tanggung untuk membuat produk atau melaksanakan layanan yang Kalian tawarkan tersebut?
  • Kira-kira seberapa nilai dari produk Kalian yang dihargai oleh customer Kalian nantinya?
  • Apakah Kalian berpikiran bahwa sedikit pengurangan harga jual Kalian bisa meningkatkan jumlah keinginan pasar?
  • Apakah harga dari suatu produk Kalian tersebut bisa tetap dalam jangkauan seperti pada kompetitor bisnis Kalian? (Jangan sampai kompetitor Kalian bisa menjual produk serupa dengan harga yang jauh berbeda yaitu jauh lebih murah dari Kalian, produk atau layanan yang Kalian tawarkan pastinya nanti tidak akan laku)

3. Saluran Distribusi (Place)

Saluran distribusi yang tepat juga meenjadi penentu berhasil tidaknya strategi marketing. Oleh karena hal tersebut, saluran distribusi menempati posisi yang krusial dalam strategi marketing mix. Adapun definisi dari saluran distribusi itu sendiri adalah berbagai kegiatan atau upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk membuat produk atau jasanya mudah diperoleh atau tersedia di tangan konsumen maupun masyarakat.

Karena tujuan dari distribusi itu sendiri adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat, maka kemudahan akses maupun ketersediaan produk pada outlet yang tepat juga harus diperhatikan oleh setiap perusahaan penyedia produk maupun layanan.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang perlu Kalian jawab terlebih dahulu sebelum Kalian mengembangkan eksekusi distribusi Kalian. Berikut adlaah pertanyaan-pertanyaan tersebut:

Di mana klien atau potential buyer Kalian biasa mendapat atau mencari produk yang mereka inginkan? (Bagi e-commerce atau bisnis online, bisa jadi lebih spesifik pertanyaannya yaitu di social media mana target pasar Kalian biasa mencari suatu ragam produk)

Bagaimana cara yang bisa Kalian lakukan untuk mengakses berbagai saluran distribusi yang ada dan ingin Kalian pakai?

Apa perbedaan atau keunggulan strategi saluran distribusi Kalian bila dibandingkan dengan para kompetitor bisnis Kalian?

4. Promotion (Promosi)

Kegiatan Promosi yang dimaksudkan adalah sebuah upaya persuasi (bujukan atau dorongan) untuk mengajak para konsumen maupun calon konsumen untuk membeli (atau menggunakan) produk maupun jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.

Ada beberapa elemen yang dapat perusahaan Kalian optimalkan terkait promosi. Berikut adalah beberapa elemen tersebut:

Salesperson (Salesperson ini adalah orang-orang yang melakukan penawaran produk maupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Kalian ke target pasar atau orang-orang)

Public Relation (Public Relation adalah orang-orang yang bertanggungjawab untuk menjaga nama baik perusahaan Kalian, sekaligus menjalankan fungsi branding bagi perusahaan Kalian sehingga brand Kalian dikenal oleh banyak orang secara positif)

Media Periklanan (Periklanan maksudnya adalah segala macam promosi yang dipublikasikan melalui berbagai saluran media. Kalian dapat menentukan saluran media apa yang tepat sesuai karakter produk dan kebutuhan pasar baik itu televisi, koran, radio atau baliho)

Lalu mengenai pola membaca kebiasaan konsumen, pola konsumsi biasanya dipengaruhi oleh sisi rasional ataupun emosional dari mereka sebagai manusia. Emosional ini juga bisa berarti keterikatan akan suatu produk yaitu munculnya perasaan bangga dari sugesti atau pengaruh penilaian yang ada di lingkungan sekitarnya. Sedangkan sisi rasional dapat berupa segala pertimbangan terkait harga, akses atau juga kemudahan mendapatkan layanan atau produk yang Kalian tawarkan bagi mereka.

Marketing Mix 7P

Selanjutnya, Kalian akan memasuki penjelasan lanjutan dari 4P yaitu marketing mix 7P. Apa saja poin-poin yang termasuk dalam teknik lanjutannya? Simak lebih lanjut!

5. People (SDM)

Sumber daya manusia, Faktor SDM sangat menentukan maju tidaknya sebuah perusahaan. Tak dapat kita pungkiri bahwa faktor ini berperan penting dalam membuat suatu kemajuan atau bahkan kemunduran dari suatu perusahaan. Inilah mengapa berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mencari calon pekerja terbaik, mereka bahkan rela membayar lebih untuk menyewa pihak pencari kerja independen yang sudah ahli dalam mencarikan kandidat pekerja bagi perusahaan.

Selain hal itu, persaingan yang semakin ketat juga menuntut tiap perusahaan memperlakukan para pegawai atau karyawannya sebagai asset perusahaan yang berharga. Cara kerja yang menarik dan cenderung santai biasanya dijadikan nilai lebih yang dibanggakan oleh suatu perusahaan untuk membuat para pekerjanya loyal dan maksimal dalam bekerja.

Berikut adalah perlakuan yang diterapkan oleh perusahaan yang melakukan cara kerja baik. Kalian mungkin juga ingin menerapkannya di perusahaan Kalian agar pekerja Kalian lebih loyal dan maksimal dalam bekerja bagi perusahaan:

  1. Perusahaan menyediakan sarana dan pimpinan-pimpinan tim yang mampu meningkatkan atau mengembangkan kemampuan kerja karyawannya, tidak hanya memacu karyawan untuk memenuhi target pekerjaan saja.
  2. Berlaku adil terhadap setiap karyawan tanpa kecuali.
  3. Perusahaan melakukan kewajibannya dan menghargai hak karyawannya,
  4. Memberikan apresiasi bagi karyawan yang telah bekerja dengan baik.

Hasil yang akan didapatkan oleh setiap perusahaan dengan menjadikan para karyawannya sebagai aset berharga adalah mendapatkan performa yang baik maupun loyalitas tanpa batas dari karyawannya atau istilahnya feedback posifit. Hal ini yang akan menjadikan suatu perusahaan kokoh (kuat teamwork-nya) dan mendapatkan citra baik pula di hadapan masyarakat. Selain itu, kultur kerja yang baik juga dapat jadi daya tarik tersendiri bagi calon pekerja potensial yang lainnya.

6. Process (Proses)

Proses yang dimaksud ialah urutan pelaksanaan atau kejadian yang saling terkait yang kemudian bersama-sama mengubah masukan menjadi keluaran. Pada perusahaan produsen, pelaksanaan ini dapat dilaksanakan oleh manusia atau mesin dengan menggunakan berbagai sumber daya yang ada atau tersedia.

Apa yang perlu diperhatikan dari proses adalah kesabaran, konsistensi, dan kontinuitas Kalian dalam mengelola atau mengembangkan bisnis Kalian. Selain itu, ada satu elemen penting dalam pengembangan bisnis Kalian yang tak kalah penting, yaitu pembuatan SOP yang jelas bagi sistem kerja di perusahaan Kalian dan Kalian perlu mengkomunikasikannya dengan baik pada seluruh pegawai Kalian agar mereka dapat melaksanakan seluruh SOP-nya dengan baik tanpa kendala.

7. Packaging (Kemasan)

Unsur berikutnya dalam marketing mix adalah packaging. Coba tinjau kembali secara kritis semua aspek visual dari perusahaan Kalian. Ingat, orang membentuk kesan pertama mereka tentang Kalian dalam 30 detik pertama melihat Kalian atau dengan melihat beberapa elemen dari perusahaan Kalian. Perbaikan kecil dalam kemasan atau tampilan eksternal dari produk maupun layanan Kalian seringkali dapat menyebabkan reaksi yang sama sekali berbeda dari pelanggan Kalian. Reaksi tersebut bisa jadi penentu.

Sehubungan dengan kemasan perusahaan Kalian, produk atau layanan Kalian, Kalian harus memikirkan segala hal yang dilihat pelanggan sejak kontak pertama yang mungkin terjadi dengan perusahaan Kalian hingga sepanjang jalan dan proses pembeliannya.

Kemasan mengacu pada cara produk atau layanan Kalian muncul dari luar. Kemasan juga mengacu pada orang-orang di perusahaan Kalian dan bagaimana mereka berpakaian dan berperilaku saat berinteraksi dengan pihak luar. Ini juga bisa mengacu pada kantor Kalian, ruang tunggu Kalian, brosur Kalian, korespondensi Kalian dan setiap elemen visual tentang perusahaan Kalian. Semuanya penting, semuanya bisa menentukan kesuksesan marketing Kalian. Semuanya itu dapat memengaruhi tingkat kepercayaan pelanggan Kalian kepada brand Kalian.

Simpulan Marketing  Mix 4p dan Mix 7p

Marketing Mix 4p

Marketing Mix 7ps

Setelah Kalian telah mempelajari marketing mix yang kami jabarkan secara menyeluruh di atas, Kalian tentu sudah dapat menyimpulkan bahwa marketing mix adalah hal yang harus dikuasai untuk mensukseskan bisnis Kalian. Strategi marketing ini wajib dilakukan secara menyeluruh. Teori strategi marketing mix dengan teknik 7P di atas perlu diimplementasikan oleh perusahaan manapun sebagai suatu upaya dalam memenuhi target penjualan produk maupun layanan yang ditawarkan.

Apalagi bagi Kalian yang bekerja bagi perusahaan rintisan semacam startup. Ketika Kalian baru memulai bisnis Kalian itu, Kalian tentu wajib mengetahui strategi pemasaran yang sudah dipakai banyak perusahaan sejak dulu ini, tingkat keberhasilannya bisa dikatakan 100% bila dilakukan dengan konsisten dan teliti. Dengan munculnya banyak startup-startup baru saat ini, justru penerapan marketing mix sangat relevan apabila diadopsi, sama seperti banyak startup sebelumnya yang kini telah menjadi perusahaan besar.

Leave a Reply