Penjelasan Apa itu Bitcoin, Bitcoin Free, dan Claim Bitcoin Lengkap Beserta Caranya

Apa itu bitcoin bitcoin free dan claim bitcoin? Bitcoin adalah sebuah mata uang yang digital yang fenomenal. Sebab pernah tercatat harga per keping (1 btc) pernah mencapai Rp300 juta di Indonesia loh! Seharga rumahkan.

Namun apakah kalian tahu apa itu Bitcoin?

cara nambang bitcoin 2018

Via Youtube

Jangan cuma tahu harga Bitcoin mahal dan menggiurkan saja, kalian juga harus mengerti teknologi seperti Bitcoin itu seperti apa. Daripada mikir dan bingung, yuk simak penjelasan lengkapnya via Smarttekhno.com

Apa Itu Bitcoin?

Sebelum kalian tertarik untuk mulai membeli Bitcoin karena tergiur oleh harganya yang melambung tinggi, ada baiknya kalian mengenal lebih dalam tentang pengertian Bitcoin. Berikut Smarttekhno akan jabarkan informasi lengkap seputar Bitcoin untuk kalian.

Sejarah Bitcoin

Bitcoin pertama kali keluar secara umum yaitu pada bulan Januari 2009, diprakarsai  oleh Satoshi Nakamoto dengan judul karya ilmiahnya “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System”.

sejarah bitcoin

Via emchat.net

Satoshi Nakamoto tersebut bukanlah nama orang, melainkan Identitas (ID) di sebuah forum organisasi yang mempelajari teknologi peer-to-peer. Beberapa sumber ada yang bilang bahwa pemilik ID Satoshi Nakamoto ialah Dorian Nakamoto, namun ada juga yang bilang ia adalah Charlie Lee si penemu Litecoin. Namun pada kenyataannya, TIDAK ADA YANG TAHU!

Transaksi pertama Bitcoin dilakukan oleh Satoshi Nakamoto ke seorang programer bernama Hal Finey, yaitu sebesar 10 Bitcoin. Kemudian setelah itu pada tahun 2010, Satoshi Nakamoto berhenti ngembangkan Bitcoin dan menyerahkannya ke tangan Gavin Andresen yang saat ini merupakan pimpinan developer di perusahaan Bitcoin Foundation.

Harga Bitcoin saat itu sangatlah murah, yaitu 10 ribu Bitcoin untuk 2 potong pizza dengan muzarela. Menariknya lagi Satoshi Nakamoto ternyata sempat mengantongi 1 juta Bitcoin kala itu. Dimana nilainya jika di kruskan harga sekarang mungkin bisa untuk beli pulau.

Teknologi Bitcoin

Yang perlu diketahui juga Bitcoin menggunakan technologi bernama Blockchain yang diproses secara peer-to-peer dan tidak terpusat. Hal ini membuat Bitcoin dapat dipakai untuk mengirimkan uang dari satu dompet ke dompet yang lain melalui internet tanpa ada campur tangan pihak ketiga.

sejarah Teknologi Blockchain bitcoin

Teknologi Blockchain Via Slideshare

Apa itu Bitcoin Blockchain sendiri merupakan sekumpulan blok angka yang kompleks dan saling terikat antara satu blok dgn blok lainnya. Diamankan pula dengan alogaritmaa SHA2. Hal ini membuat bitcoin sangat aman karena apabila ada hacker menyerang, harus merubah minimal 51% dari seluruh blok algoritma yang terikat.

Namun di era sekarang ini, terus terang teknologi Bitcoin bisa dikatakan ketinggalan zaman. Terbukti dengan permasalahan Bitcoin yang kemudian terus muncul terkait dengan skalabilitas. Bahkan setidaknya pernah terjadi 200 ribu transaksi yang tidak mampu diproses oleh teknologi Blockchain Bitcoin.

Permasalahan dari Bitcoin ini akhirnya menimbulkan perpecahan dari pengembangan teknologi Bitcoin itu sendiri. Pada akhirnya menghasilkan yang namanya Bitcoin Cash, lalu Bitcoin Gold, dan ke depan masih ada Bitcoin Platinum dan masih banyak lagi pengembangan yang diupayakan.

Menambang Bitcoin

cara Menambang Bitcoin

Menambang Bitcoin Secara Otomatis – Via Tentang Bitcoin

Seperti Smarttekhno bilang sebelumnya tentang apa itu Bitcoin, ya Bitcoin tidak terpusat (Decentralize) dan diproses oleh banyak komputer di seluruh dunia atau hal ini bisa disebut juga sebagai tambang Bitcoin. Dimana PC berspesifikasi tinggi difungsikan menghitung alogaritma Bitcoin secara reverse calculation.

Sumber foto: Gambar: Pabrik Tambang Bitcoin

Alogaritma Bitcoin membuat jumlah yang bisa ditambang terbatas hanya sampai 21 juta koin saja. Di lain sisi semakin banyak jumlah Bitcoin yang tertambang, maka tingkat kesulitan reverse calculationakan menjadi semakin sulit.

Saat ini jumlah Bitcoin yang tertambang ada 16 juta koin, tersisa kurang dari 5 juta koin saja. Dan hal ini sudah tidak mungkin ditambang mempergunakan komputer/pc biasa, dibutuhkan pabrik yang bisa memakan energi listrik hingga untuk 1 negara. Kalian nggak salah baca loh, karna memang menambang Bitcoin sangat boros energi!

Jadi Apa Sebenarnya Bitcoin Itu?

Sesuai penjelasan tentang apa itu Bitcoin dari Smarttekhno sebelum ini, Bitcoin telah menjadi mata uang digital pertama didunia. Sebagai mata uang, Bitcoin pada dasarnya sama dengan Rupiah atau Dollar atau Euro dan lain-lain. Disimpan mempergunakan yang namanya wallet digital, bisa dibilang mirip seperti e-banking yang sudah sangat populer saat ini.

Namun tampaknya julukan mata uang digital sudah tidak cocok lagi dengan Bitcoin, lebih cocok dijadikan sebagai digital gold. Sebab teknologi Bitcoin saat ini, hampir tidak mungkin menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran sehari-hari kalian. Kalau tidak mungkin dijadikan alat pembayaran sehari-hari, tentu sulit disebut uang atau alat tukar.

Hal ini dikarenakan; Pertama karena harga Bitcoin yang terus berubah-ubah cepat. Kedua  fee transaksi yang sangat mahal mengingat penuhnya kapasitas Blockchain bitcoin. Dan terakhir karena waktu transaksi yang sangat lama dan bisa berhari-hari untuk sekali transaksi. Nggak mungkinkan kalian mau beli makanan di mall, eh bayarnya butuh waktu sampai 10 hari?

Hal ini memicu yang lain untuk membuat teknologi Blockchain yang lebih baik dari bitcoin, maka terlahirlah mata uang digital lain seperti Ethereum atau Litecoin atau Bitshares dan lain-lain atau bisa disebut juga sebagai alternatif bitcoin. Semuanya memiliki keunggulan dan kekurangan pada sektor masing-masing.

Fitur Yang Dimiliki Bitcoin

peer to peer bitcoin

P2P Bitcoin Via Lawyer Monthly

Transfer instant secara peer to peer.

Peer-to-peer sendiri artinya Bitcoin berjalan tanpa memiliki server pusat seperti dijelaskan diatas. Server penyimpanannya bersifat desentralisasi dan terdistribusi dibagi ke berbagai server yang dijalankan oleh setiap pengguna yang menghubung ke dalam jaringan Bitcoin.

Transfer ke mana saja

Tidak seperti emas, Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja dalam hitungan detik, kapanpun dan darimanapun yang Kalian mau. Pengiriman dengan Bitcoin bisa terjadi hanya dengan sebuah smartphone dan koneksi internet.

Biaya transfer sangat kecil.

Biaya pengiriman BTC bisa dihilangkan sampai gratis, namun untuk mempercepat transaksi, biasanya dompet Bitcoin Kalian akan memotong biaya sekitar 500 – 3,000 rupiah, tidak peduli berapa jumlah btc yang dikirimkan oleh kalian.

Transaksi bersifat irreversible.

Irreversible artinya sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan lagi. Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali, jadi menghindari banyak kecurangan;

Transaksi bitcoin bersifat pseudonymous.

Semua transaksi yang pernah dilakukan sekaligus saldo Bitcoin yang dimiliki seseorang bisa kita lihat, namun kalian tidak tahu siapa pemilik alamat Bitcoin tersebut bila si pemilik tidak mau memberitahukannya. Setiap pengguna Bitcoin sebenarnya bisa memilih apakah namanya ingin dimunculkan atau tidak pada publik, namun meskipun si pengguna ingin merahasiakan identitasnya, semua transaksinya tetap tercatat dan dapat dipantau oleh publik langsung.

Bitcoin tidak dikontrol oleh lembaga atau pemerintah apapun.

Bitcoin  menggunakan database Blockchain yang tidak dikontrol oleh suatu pihak, melainkan sangat terbuka untuk umum sehingga mustahil bagi seseorang untuk memalsukan transaksi di Blockchain. Seluruh transaksi tercatat secara live, transparan, dan tersebar ke jutaan server yang terhubung. Mereka yang ingin mengubah atau memalsukan data transaksi Bitcoin, harus meretas jutaan server tersebut di saat yang bersamaan, apa kalian mampu?.

Jumlahnya terbatas

Suplai Bitcoin hanya ada 21 juta Bitcoin di seluruh dunia. Sistem penciptaan Bitcoin yang terus berkurang setiap 4 tahun satu kali ini menyerupai sistem ekonomi berdasarkan deflasi dan dengan makin terbatasnya supply bitcoin, harga bitcoin cenderung akan terus naik.

Kalian bisa transfer bitcoin ke mana saja di dunia asalkan terkoneksi dengan internet. Bitcoin akan disimpan ke dalam Bitcoin Wallet kalian. Wallet ini harus terinstall di kedua belah pihak, bisa dengan PC/laptop, tablet maupun smartphone. Setelah menginstall wallet, Kalian akan mendapatkan Bitcoin Address. Untuk transfer bitcoin sangat mudah, kalian hanya perlu buka aplikasi wallet, masukan Bitcoin Address dari lawan transaksi dan jumlah bitcoin yang ingin ditransfer, kemudian klik kirim.

Lalu Kalian mungkin bertanya, kalau tidak ada bank atau perusahaan yang mengelola seperti halnya paypal atau egold, lalu data keuangan disimpan dimana? Jawabannya adalah, di komputer Kalian sendiri (dalam wallet) dan jaringan peer to peer di seluruh dunia yang seperti dijelaskan diatas.

Bitcoin tersimpan di komputer Kalian di dalam wallet. Jika komputer rusak sama saja bitcoin Kalian hilang, jadi wallet bitcoin harus di-backup secara berkala ke beberapa device. Ketika melakukan transaksi, puluhan ribu komputer di dalam jaringan bitcoin akan menverifikasi data yang Kalian masukan sehingga tidak terjadi kecurangan pada bitcoin.

Berapa Harga Bitcoin Seharusnya?

Bitcoin adalah mata uang sama seperti Rupiah, Dollar, Euro,Ponds dan lain-lain. Orang-orang percaya dan mau membeli Dollar seharga Rp 13 ribuan, maka memang itulah harga Dollar. Sama seperti Bitcoin, orang-orang percaya dan mau membeli Bitcoin seharga ratusan juta, maka memang itulah harga Bitcoin.

Sumber foto: Gambar: Grafis Fluktuasi Harga Bitcoin

Uniknya kalau kita berpikir out of the box, sebetulnya Dollar hanya selembar kertas yang bahkan tidak bisa dimakan manusia. Sama seperti Bitcoin yang hanya sekumpulan angka acak yang tentu juga tidak bisa dimakan pula. Bahkan cenderung tidak ramah lingkungan untuk kedua hal tersebut.

Pertanyaan paling sering tentang Bitcoin

apa itu bitcoin

Apa Itu Bitcoin? – Via INFIA Tech

Kenapa orang mulai beramai-ramai membeli dan menggunakan bitcoin?

Bitcoin dikembangkan dengan idealisme manusia bahwa aset digital yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral. Krisis finansial beberapa waktu yang lalu menegaskan bahwa pemerintah selalu lalai dalam menjaga kestabilan perekonomian. Pemerintah dipercaya selalu dikuasai oleh orang-orang yang korup dan hanya bekerja demi keuntungan pribadi saja, sehingga keputusan-keputusan finansial selalu berpihak kepada konglomerat belaka, benarkan?.

Konsep ini menarik bagi banyak orang terutama para pakar di dunia IT. Mereka mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk digital/bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan di Amerika dan Eropa. Bitcoin dipercayai akan menjadi aset digital dan komoditas universal sehingga harga akan terus naik melambung tinggi.

Terbukti, lihat pada bulan Januari 2013, 1 BTC (satuan bitcoin) memiliki nilai transaksi dengan harga kisaran 13 USD. Sedangkan pada bulan Mei 2013, 1 BTC diapresiasi dengan nilai harga 120 USD, ini berarti dalam 5 bulan nilai bitcoin telah melambung hampir 10 kali lipat dari awal. Lalu pada bulan Desember 2013, 1 Bitcoin diapresiasi dengan nilai 860 USD Hal tersebut berarti bitcoin telah melambung 66 kali lipat dalam 1 tahun. Jika 2 tahun yang lalu (awal 2011) Kalian iseng membeli bitcoin seharga 0.3 USD, saya ucapkan selamat karena menjadi milioner.

Bitcoin juga memiliki dua fitur yang sangat menarik yaitu sifatnya yang anonim dan biaya transaksi yang sangat rendah (hampir 0) untuk kalian. Kalian bisa melakukan transaksi tanpa memberikan identitas sama sekali, hal ini dapat menjaga privasi kalian ke level yang paling tinggi.

Siapa yang menerbitkan Bitcoin?

Bitcoin baru diciptakan dengan proses yang disebut dengan “mining”. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks untuk menemukan block baru Bitcoin, sebagai hadiahnya si penemu akan dihadiahi sejumlah beberapa bitcoin.

Hadiah per ditemukannya 1 block awalnya ada 50 BTC, sekarang 25 BTC/block, selanjutnya akan terus berkurang diiringi dengan bertambahkan sirkulasi Bitcoin yang ada. Sistem telah memastikan bahwa maksimal bitcoin yang beredar di dunia adalah 21 Juta BTC sehingga tidak akan terjadi inflasi setelah itu.

Apakah Bitcoin Aman?

Kalian mungkin berpikir bahwa sistem bitcoin yang open source memungkinkan seorang komputer jenius dapat membobol sistem bitcoin dan menerbitkan sejumlah bitcoin untuk dirinya sendiri, namun kenyataannya sistem ini telah direview oleh berbagai kalangan sebagai sistem tanpa cacat.

Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan btc, dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru kemudian dinyatakan valid.

Sistem bitcoin aman, yang tidak aman adalah pengguna dan money exchangernya. Sama seperti password internet banking, hacker bisa dengan mudah mencuri sejumlah uang dari Kalian jika komputer terjangkit virus/malware.

Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin?

Cara mendapatkan Bitcoin – Kalian dapet mendapatkan bitcoin dengan cara membeli dan menambang/mining. Untuk membeli bitcoin dapat dilakukan di exchanger-exchanger berikut ini :

Apakah membeli Bitcoin akan menguntungkan?

Pertanyaan ini seperti pertanyaan pada saham apa yang harus dibeli besok. Tidak ada yang bisa memastikan bukan?. Tapi kalau saya lihat dari perkembangan media yang meliput menyebabkan antusiasme akan bitcoin di mana-mana akan menciptakan demand yang sangat tinggi tentunya.

Saya percaya harga akan terus melambung berkali-kali lipat, saya sendiri mulai menginvestasikan sejumlah uang ke dalam bitcoin ini. Namun tentunya saya tidak bertanggungjawab terhadap segala kerugian yang sekalianinya akan dialami pembaca jendelabisnis.com  Nilai kapitalisasi dari bitcoin sekarang adalah sekitar  11 Miliar USD atau 130 Triliun Rupiah update pada 14 Desember 2013, padahal ini masih permulaan banyak orang yang belum mengetahui Bitcoin.

Apa itu Claim Bitcoin ?

Remove term: Apa itu bitcoin bitcoin free dan claim bitcoin Apa itu bitcoin bitcoin free dan claim bitcoin

Aplikasi Claim Bitcoin

Claim Bitcoin adalah aplikasi versi Android yang bisa menghasilkan Bitcoin, claim bitcoin yang artinya tukar bitcoin atau bayaran bitcoin. Hanya bermodalkan Smartphone Android yang sudah terkoneksi ke internet, kalian bisa menghasilkan bitcoin dari aplikasi ini. aplikasi ini cukup simple dan mudah. Silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Langkah Pertama, silahkan buka Google Play (playstore) dari Smartphone android kalian, setelah itu tekan kotak pencarian dan ketikkan Claim Bitcoin, lalu kalian download aplikasi claim bitcoin nya. Atau kalian juga bisa langsung mendownloadnya aplikasi claim bitcoin nya dari sini, silahkan Klik link ini untuk download.

Langkah Kedua, setelah download, silahkan kalian buka aplikasinya, lakukan pendaftaran menggunakan akun google kalian, dan masukkan Bitcoin Address (alamat Bitcoin) kalian.

Jika kalian belum mempunyai Bitcoin Address (alamat Bitcoin), kalian bisa membuat akun Bitcoin Wallet (dompet Bitcoin) untuk mendapatkan Bitcoin Address kalian, silahkan untuk membuat akun Bitcoin Wallet.

Setelah proses di atas selesai, maka aplikasi akan menampilkan menu seperti gambar di bawah ini : silahkan kalian tekan tanda Claim di sebelah kanan atas untuk mendapatkan Satoshi yang nantinya akan kalian kumpulkan menjadi Bitcoin.

Baca Juga Auto Claim Bitcoin

Apa itu Free Bitcoin ?

claim bitcoin terbaru

Bitcoin Free Claim – BTC Miner For Android Review

Aplikasi Free Bitcoin adalah aplikasi penghasil Bitcoin versi Android yang tersedia juga di Google play (playstore). Hanya bermodalkan Smartphone Android yang sudah terkoneksi ke internet, kalian bisa menghasilkan Bitcoin dari Aplikasi ini.

Langkah Pertama, silahkan download aplikasinya dari Google play (playstore), atau kalian bisa langsung mendownloadnya dari Klik link ini untuk download aplikasinya, setelah download selesai, silahkan kalian buka aplikasinya.

Langkah Kedua, lakukan pendaftaran menggunakan akun Google kalian, cek e-mail kalian dan masukan alamat Bitcoin (Bitcoin Address) kalian. Jika kalian belum mempunyai akun Bitcoin wallet (dompet Bitcoin), kalian bisa  mendaftar akun Bitcoin Wallet (dompet Bitcoin). Setelah pendaftaran selesai maka aplikasi akan menampilkan menu seperti gambar di bawah ini :

Langkah Ketiga, silahkan kalian tekan menu Claim Now untuk mendulang Satoshi yang nantinya akan menjadi Bitcoin sesuai nilainya. Setelah kalian menekan menu Claim Now maka tampilan akan seperti di bawah ini :

Kalian di hadapkan dengan 3 pilihan iaitu :
1.Crazy
2.Modern
3.Classic

1.Crazy artinya Gila yang berarti kalian akan membuat pilihan yang gila dengan maksud kalian akan menjalankan spin box dengan jumlah-jumlah yang besar yang mana jika spin kalian berhenti pada tulisan Big maka kalian akan mendapatkan Satoshi yang berlimpah-limpah.

2.Modern artinya terbaru yang berarti kalian membuat pilihan dengan nilai spin box yang kalian dapatkan akan di kalikan 1X, 2X, 3X, 4X, dan seterusnya. Ketika spin box berjalan dan berhenti pada nilai 150, maka jika kalian mendapatkan 5X berarti 150 X 5 = 750 Satoshi.

3.Classic artinya biasa yang berarti kalian membuat pilihan yang biasa saja dengan nilai spin yang standartnya.
Apa itu Spin box ? Silahkan lihat gambar di bawah untuk lebih jelasnya.

Menu Claim Now akan kembali muncul setelah 1 jam yang berarti setelah kalian menekan menu Claim Now, 1 jam kemudian barulah akan tampil kembali menu tersebut.

Langkah keempat, lakukan withdraw jika Satoshi yang kalian kumpulkan sudah mencapai 20.000 Satoshi atau lebih, proses transfer Satoshi ke Bitcoin Address (alamat Bitcoin kalian) secara automatis akan di transfer setiap hari selasa.

Gimana, menarik banget kan emas digital yang tidak terpusat ini? Bitcoin secara otomatis tidak dikuasai oleh negara manapun dan tidak bisa dimanipulasi. Bagaimana pendapat kalian, apa itu Bitcoin menurut kalian? Share di kolom komentar ya!

Leave a Reply